gravatar

Anak Indonesia Berlatih di Manchester United

VIVAnews - Seorang remaja Indonesia dapat pengalaman di klub Manchester United. Hanif Sjahbandi, yang juga merupakan anggota tim nasional U-13 Indonesia mendapat pengalaman berharga bisa menimba ilmu di Manchester United Soccer School.

Hanif, yang lahir pada 7 April 1997, ikut dalam sekolah singkat yang digelar di Manchester United Soccer School, Manchester, Inggris. Di sana Hanif juga ikut berkompetisi dalam arena World Skills Final.

"Hanif pertama kali berangkat ke MU, Juli 2009. Dia kemudian terpilih sebagai siswa terbaik dan diundang untuk tampil pada World Skills Final bulan Oktober 2009," kata Tia Aryasyah, ibu Hanif kepada VIVAnews, Selasa, 2 Februari 2010.

Hanif ikut program pembibitan MU pada tahun 2009 lalu. Di sana ia bergabung dengan beberapa orang pemain muda lain dari beberapa negara.

Foto: Hanif, berdiri di tengah kedua dari kiri

Para pemain muda itu selain mendapat pelajaran mengolah bola juga berkesempatan bertemu dengan skuad inti MU.

Tahun lalu Hanif adalah anggota timnas U-13 yang turun di AFC U13 Festival of Football yang digelar di Sabah, Malaysia Mei-Juni 2009. Posisinya adalah pemain bertahan.

Read more...

gravatar

Hindari Berpakaian Ketat Saat Tidur

Pakaian tidur atau piyama hampir selalu berpotongan longgar. Hal itu memang sengaja untuk kenyamanan tidur kita. Tetapi ada alasan yang lebih ilmiah dikemukakan Dr. Maruyama dari Sapparo, Jepang. Bahkan menurutnya selagi tidur sebaiknya tidak menggunakan pakaian dalam yang biasanya ketat di badan.

Katanya, pakaian yang menekan perut atau dada, bisa menekan saraf sehingga akan memengaruhi fungsi organ yang bersangkutan. Berdasarkan eksperimen, hal itu dapat menimbulkan berbagai kelainan, seperti diare, sembelit, pusing dan gatal. Dr. Bunkichi dari Tokyo, Jepang, juga mendukung pendapat Dr. Maruyama.

Katanya, wanita yang memakai celana dalam/BH selagi tidur, apalagi secara ketat, dapat mengalami alergi saluran pernapasan, serta mengganggu kegiatan seharian. Penderita penyakit itu kian meningkat. Misalnya, jumlah penderita alergi saluran pernapasan tahun 1991 lebih banyak dari 1990. Peningkatan ini akibat pakaian dalam yang semakin ketat.

Para konsumen semakin banyak yang meminta pakaian dalam ketat terdorong oleh keinginan mereka untuk menampakkan melangsingkan tubuh. Sebagaimana diketahui, wanita yang ingin kurus lebih banyak daripada yang ingin gemuk. Ini otomatis memancing produsen untuk lebih banyak memproduksi pakaian dalam yang ketat.

Memang menurut ahli kosmetik, besarnya payudara/panggul, misalnya, dapat ditekan hingga 25% dengan pakaian dalam yang ketat. Padahal itu hanya bersifat semu. Jadi sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kelangsingan tubuh. Malah jika tidak dinetralisir, dapat merusak garis-garis pada kulit.

Semua itu hanya propaganda produsen yang berorientasi keuntungan besar dengan memanfaatkan konsumen yang ingin berpenampilan sesuai dengan mode yang sedang ngetrend. Sebenarnya banyak ahli kedokteran yang menyarankan, agar wanita seharian tidak memakai pakaian dalam. Tapi karena tidak mungkin, apalagi menurut sebagian ahli kosmetik hal ini dapat meloyokan payudara/panggul.

Terlepas dari eksperimen itu, oleh sebagian ahli dokteran, konsep itu memang rasional. Logikanya ketika Anda menolong teman yang baru saja tenggelam, tentu pertolongan awal yang diberikan ialah membuka segala yang menjerat tubuh, termasuk pakaian dalam. Ini dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan terhadap sistem pernapasan.

Sebenarnya dengan melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, kita akan memperoleh keuntungan, yaitu :

1. Sirkulasi darah, termasuk di sekitar pakaian dalam, akan lebih baik, lebih lancar dan lebih sempurna.

2. Elastisitas tubuh akan lebih lentur, hingga dapat membuat tidur lebih tenang atau lebih nyenyak.

3. Kehangatan tubuh lebih alami. Kini timbul kesan, dengan pakaian dalam,kehangatan tubuh akan meningkat. Ini salah. Justru tanpa pakaian dalam, tubuh akan lebih mudah dihangatkan.

4. Kehalusan kulit akan lebih baik, meskipun dalam kapasitas sangat kecil (baru dapat dirasakan beberapa bulan kemudian). Ini karena kulit memperoleh oksigen yang lebih banyak/lebih lancar. Bagi mereka yang kurang pandai/terampil menjaga kesehatan, melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, lebih ditekankan.

Soalnya untuk daerah tropis, seperti di Indonesia, pakaian dalam dapat dengan mudah merangsang keringat membasahi tubuh. Sedangkan jika tidak diseka menjelang tidur akan memberi kesempatan pada mikroorganisme untuk beraksi pada kulit, yang berarti dapat menimbulkan kelainan pada kulit, seperti kudis. (mydoc/tutut)

Sumber : KapanLagi.Com

Read more...

gravatar

Bocoran Harga Microsoft Office 2010

Jakarta - Office 2010 belum juga resmi diperkenalkan ke pasaran. Namun kisaran harga jual dari aplikasi perkantoran teranyar Microsoft ini sudah lebih dulu beredar.

Secara umum, ada empat edisi Office 2010 yang akan ditawarkan ke pasar. Pertama, Office Home & Student standar yang dibanderol US$ 149 untuk satu paket (pakai boks) dan US$ 119 untuk yang versi unduhan dan diaktivasi dengan key card.

Lalu ada edisi Home Office untuk pekerja dan UKM yang seharga US$ 279 versi boks, US$ 199 dengan key card.

Versi kelas atas dari Office 2010 adalah edisi profesional yang dilengkapi dengan sejumlah tools untuk kalangan korporat dan dipatok US$ 499 boks dan US$ 349 key card.

Sementara untuk versi paling hemat adalah Office Professional Academic untuk pelajar dan pengajar, yang harganya bisa sampai US$ 99. Demikian detikINET kutip dari Information Week, Senin (1/2/2010).

Ingin langsung membeli? Sabar dulu, sebab Office 2010 secara resmi baru akan diperkenalkan Microsoft paling cepat pertengahan tahun atau selambat-lambatnya akhir tahun nanti.

Selain itu, biasanya Microsoft juga membedakan harga aplikasinya berdasarkan status negara. Artinya, harga yang dipatok di negara maju tidak sama dengan yang dibanderol di negara berkembang.

Sumber : detikinet.com

Read more...

gravatar

Gaji Pokok Menteri Cuma Rp 18 Juta, Tapi ...

Menteri adalah jabatan politik yang berorientasi pada pengabdian melayani rakyat.

Senin, 1 Februari 2010, 07:25 WIB

VIVAnews - Pekan lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menepis kabar rencana kenaikan gaji pejabat tinggi negara, termasuk Presiden dan para menteri, sebesar 20 persen. Yang ada adalah pemberian renumerasi, tunjangan atas kinerja.

Meski begitu, pemerintah akan melakukan remunerasi bagi pejabat negara. Anggaran remunerasi itu sesungguhnya sudah masuk APBN 2010, dibahas serta disetujui Badan Anggaran DPR beberapa waktu lalu. Namun, pemerintah belum melaksanakan karena masih ada beberapa aturan yang belum rampung.

Rencananya, menurut Menkeu, yang akan mengalami remunerasi adalah seluruh pejabat tinggi lembaga negara. Itu tidak hanya menteri tapi juga ketua DPR, MPR, Gubernur, Bupati, MA, MK.

Pemerintah selama ini beralasan remunerasi pejabat negara diperlukan karena bila dibandingkan dengan pejabat negara lain, penghasilan rata-rata pejabat negara termasuk relatif rendah. Bukan hanya uang tunai, tetapi juga fasilitasnya masih kalah.

Tak hanya dalam bentuk uang tunai yang diterima, tetapi perbandingan ini juga sudah memperhitungkan fasilitas yang diberikan.

Sejauh ini, seorang menteri hanya menerima gaji pokok Rp 18 juta. Tetapi, jika ditambah dengan berbagai tunjangan yang diperoleh, take home pay mereka bisa Rp 50-60 juta per bulan. Tunjangan itu berupa tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, kehormatan, uang sidang, komunikasi intensif, dan lain-lain.

Kepada sebuah televisi swasta kemarin, seorang menteri mengakui hanya menerima gaji pokok Rp 18 juta. Tetapi, dia juga mengaku mendapatkan berbagai tunjangan, serta dana operasional umum hingga Rp 150 juta.

Forum untuk Transparansi Anggaran Indonesia (FITRA) pernah mengungkapkan sesungguhnya para menteri bukan hanya menerima gaji pokok, tetapi mereka telah menerima berbagai fasilitas yang ditanggung negara.

Seluruh fasilitas adalah mobil dinas baru, dana taktis operasional 150 juta per orang, rumah dinas beserta operasionalnya, dana pensiun, dan fasilitas VVIP seperti kesehatan, listrik, telepon, supir pribadi, bantuan bahan bakar minyak, pengawalan, pelayanan pimpinan, dan lain-lain.

Banyak kalangan menilai jabatan menteri sesungguhnya bukan tempat menampung para job seeker. Alasan gaji yang lebih kecil dari Direktur BUMN, juga tidak bisa diterima. Sebab, Direktur BUMN adalah jabatan profesional yang harus berkonstribusi pada pendapatan negara, sementara Menteri adalah jabatan politik yang berorientasi pada pengabdian melayani rakyat.
Read more...

gravatar

Honda Jazz di Seluruh Dunia Akan Ditarik

VIVAnews - Honda akan menarik seluruh mobil Jazz yang diproduksi tahun 2001 sampai 2008. Honda menyatakan, terdapat kesalahan produksi yang bisa memicu kebakaran.

Keputusan penarikan ini muncul setelah sebuah Honda Jazz yang terbakar merenggut nyawa seorang balita berusia dua tahun bernama Vanilla Nurse di Afrika Selatan. Honda Inggris lalu mengeluarkan kebijakan menarik 171 ribu Jazz yang ada di negeri itu.

Honda Inggris, seperti diberitakan timesonline.co.uk, Jumat 29 Januari 2010, menyatakan akan menghubungi seluruh pemilik Honda Jazz. Honda menyatakan, tombol jendela di mobil itu bisa mengakibatkan hubungan pendek dan menimbulkan api jika terkena air. Kondisi ini kemungkinan besar berdampak atas 646 ribu Honda Jazz di seluruh dunia.

Penarikan ini muncul di saat pengguna Toyota juga dikhawatirkan dengan sejumlah kasus kematian karena kesalahan produksi. Di Amerika Serikat, muncul 19 laporan kematian akibat pedal gas Toyota terus tertekan sementara pengendara sudah menarik kakinya.

Bagaimana jawaban Honda Indonesia? Baca Jawaban Honda Indonesia Soal Isu Jazz Ditarik

Read more...

gravatar

Forum Koordinasi & Konsultasi Pokja Tingkat Pusat Strategi Monitoring Air Minum dan Sanitasi

WASAP-E merupakan salah satu sub program dari Water and Sanitation Program (WASAP). Program ini bertujuan membantu pemerintah Indonesia dalam pencapaian pembangunan sektor air minum dan sanitasi melalui perbaikan koordinasi, kualitas, penyediaan, dan penggunaan informasi WSS. Selain itu program ini juga bertujuan memperbaiki system tools dan institusi monitoring WSS dan pengenalan manajemen data pada level pusat dan daerah di tahun 2010.

Untuk mencapai tujuan tersebut maka akan dibangun suatu system monitoring air minum dan sanitasi WSS.

Berpijak dari konferensi internasional tentang monitoring WSS pada tanggal 14 April 2009, di Hotel Le Meridien Jakarta dan Kick-Off Meeting di Hotel Grand Cemara tanggal 2 Desember 2009 serta pertemuan dengan pokja pusat secara personal, maka sebagai langkah selanjutnya diadakan koordinasi untuk mengidentifikasi kerangka dan tools system monitoring air minum dan sanitasi yang akan dibentuk.

Maksud dan Tujuan
(1) Menegaskan kembali perlunya sistem monitoring air minum dan sanitasi yang baku dan terintegrasi secara online. (2) Identifikasi masukan untuk penyusunan kerangka sistem dan tools monitoring air minum dan sanitasi dalam focus discussion group (FGD). (2) Menyepakati rencana selanjutnya yaitu; Pembentukkan tim kecil, penyusunan kerangka sistem monitoring air minum dan sanitasi; indikator dan identifikasi pilot project.

Ruang Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup kegiatan Forum Koordinasi dan Konsultasi Pokja Tingkat Pusat untuk menentukan strategi monitoring air minum dan sanitasi adalah sebagai berikut ;
(a) Pembukaan
(b) Penjelasan program WASAP-E
(c) Pengalaman monitoring WSS di proyek WSLIC-2
(d) Penjelasan system monitoring Kabupaten Bangka
(e) Peta monitoring WSS yang telah dilakukan
(f) Diskusi tentang masukan kerangka sistem monitoring WSS
(g) Diskusi tentang tools system monitoring WSS

Peserta
Peserta Forum Koordinasi dan Konsultasi adalah para stakeholder pusat yang terkait dengan bidang Air Minum dan Sanitasi, yaitu :
(a) Pokja Air Minum dan Sanitasi Pusat (b) Pokja AMPL Kab. Bangka (c) Bank Dunia (d) Konsultan (Tim Bantuan Teknis) WASAP-E (e) Institusi lain yang terkait.

Tempat dan Waktu
Rapat diselenggarakan di :
Hari/Tanggal : Rabu, 27 Januari 2010
Waktu : 08.00 - 17.00 WIB
Tempat : Cemara Room 4-5 Lt. 2, Hotel Cemara,
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 37, Menteng - Jakarta Pusat

Read more...

gravatar

Inilah Empat Modus Pembobol ATM

Hasil penyelidikan terhadap 13 pelaku pembobolan ATM sejumlah bank yang ditangkap berhasil mengungkap empat modus yang digunakan. Bagaimana saja modus mereka? “Modus yang digunakan cara lama. Ada empat modus,” ucap Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang, di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (23/1), saat menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus itu.

Modus pertama, pelaku mencuri data digital kartu ATM nasabah dengan skimmer yang terpasang di mesin ATM. Kemudian untuk mencuri nomor PIN nasabah, pelaku menggunakan bantuan kamera pengintai yang terpasang di dalam ruang ATM atau dengan mengintip langsung ketika nasabah mengetik nomor PIN.

Pelaku kemudian menyalin data ke kartu palsu dan selanjutnya menguras tabungan nasabah.

Modus kedua, pelaku memasang suatu alat di dalam mesin ATM untuk menjepit kartu ketika nasabah memasukkan kartu. Pelaku juga memasang stiker palsu di body mesin. Di stiker tertulis nomor hotline palsu yang dapat dihubungi jika mengalami gangguan.

Setelah kartu tertahan di dalam mesin, korban kemudian menghubungi nomor hotline tersebut dan diterima oleh petugas bank gadungan. “Petugas gadungan pura-pura minta identitas nasabah, seperti nama, alamat, tanggal lahir. Terakhir dia minta nomor PIN,” ucap Ito.

“Bagi yang tidak paham, jujur saja menceritakan. Petugas itu langsung bilang kartu Anda tertahan. Besok saja tunggu konfirmasi,” ucap dia. Setelah korban pergi, pelaku kemudian mendatangi mesin ATM dan mengambil kartu korban lalu menguras tabungan.

Modus ketiga, hampir sama dengan modus kedua. Namun pada modus ketiga, pelaku tidak menggunakan stiker, tetapi pelaku sendiri yang menghampiri korban dan menyarankan kepada korban untuk menghubungi calI center 14000. “Tapi ketika dihubungi yang terima operator gadungan,” ucap Edward. Selanjutnya sama dengan modus ketiga.

Modus keempat, pelaku mencuri data digital kartu ATM beserta nomor PIN lalu menjualnya kepada pelaku lain seharga Rp 1 juta per data.

Sumber : kompas.com & saduran Mr. Krishna (http://krishnabalagita.wordpress.com)

Read more...

gravatar

Creating S.M.A.R.T Goals

Specific - A specific goal has a much greater chance of being accomplished than a general goal. To set a specific goal you must answer the six "W" questions:

*Who: Who is involved?
*What: What do I want to accomplish?
*Where: Identify a location.
*When: Establish a time frame.
*Which: Identify requirements and constraints.
*Why: Specific reasons, purpose or benefits of accomplishing the goal.

EXAMPLE: A general goal would be, "Get in shape." But a specific goal would say, "Join a health club and workout 3 days a week."

Measurable - Establish concrete criteria for measuring progress toward the attainment of each goal you set. When you measure your progress, you stay on track, reach your target dates, and experience the exhilaration of achievement that spurs you on to continued effort required to reach your goal.

To determine if your goal is measurable, ask questions such as......How much? How many? How will I know when it is accomplished?

Attainable - When you identify goals that are most important to you, you begin to figure out ways you can make them come true. You develop the attitudes, abilities, skills, and financial capacity to reach them. You begin seeing previously overlooked opportunities to bring yourself closer to the achievement of your goals.

You can attain most any goal you set when you plan your steps wisely and establish a time frame that allows you to carry out those steps. Goals that may have seemed far away and out of reach eventually move closer and become attainable, not because your goals shrink, but because you grow and expand to match them. When you list your goals you build your self-image. You see yourself as worthy of these goals, and develop the traits and personality that allow you to possess them.

Realistic - To be realistic, a goal must represent an objective toward which you are both willing and able to work. A goal can be both high and realistic; you are the only one who can decide just how high your goal should be. But be sure that every goal represents substantial progress. A high goal is frequently easier to reach than a low one because a low goal exerts low motivational force. Some of the hardest jobs you ever accomplished actually seem easy simply because they were a labor of love.

Your goal is probably realistic if you truly believe that it can be accomplished. Additional ways to know if your goal is realistic is to determine if you have accomplished anything similar in the past or ask yourself what conditions would have to exist to accomplish this goal.

Timely - A goal should be grounded within a time frame. With no time frame tied to it there's no sense of urgency. If you want to lose 10 lbs, when do you want to lose it by? "Someday" won't work. But if you anchor it within a timeframe, "by May 1st", then you've set your unconscious mind into motion to begin working on the goal.

T can also stand for Tangible - A goal is tangible when you can experience it with one of the senses, that is, taste, touch, smell, sight or hearing. When your goal is tangible you have a better chance of making it specific and measurable and thus attainable.

- topachievement -
Read more...

gravatar

Honda Akan Boyong Mobil Termurah Ke Indonesia ?

Kompas.com — Honda Motor Co melakukan gebrakan dengan meluncurkan produk termurah di India dengan harga di bawah Rp 100 juta. Kebetulan, Indonesia kini tengah mencanangkan produksi mobil murah dan ramah lingkungan. Apa Honda Indonesia akan memboyong produk Honda Seil India tersebut?

"Kami belum ada rencana ke situ. Semua model masih terus dipelajari," ujar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) kepada Kompas.com, Rabu (6/1/2010).

Sekadar informasi, produk mobil murah Honda tersebut dikembangkan secara kolaboratif antara Honda Thailand dan India. Produksi massal sesuai rencana akan dilaksanakan pada 2011. Di India, Honda merakitnya di Greater Noida. Selain itu, pabrikan juga berencana memboyong produk tersebut untuk diproduksi di Thailand.

India dan Thailand dipilih prinsipal sebagai basis produksi. Setelah itu, mobil diekspor ke negara-negara berkembang. Tim riset dan pengembangan Honda di Greater Noida akan bekerja sama dengan tim di Bangkok untuk mengembangkan mobil kecil tersebut.

Jika produksi mobil murah sudah dilakukan di Thailand, maka HPM selaku ATPM mobil Honda di Indonesia akan mudah memasukkan mobil itu ke Indonesia. Bea Masuk yang dibebankan ke CBU dari ASEAN pun terbilang kecil, hanya 5 persen.

Jonfis pun tertawa ketika ditanya rencana impor dari Thailand. "Anda bisa saja. Belum ada rencana-lah, lihat saja nanti," papar Jonfis.
Read more...

gravatar

Berpulangnya sang Penakluk

ABDURRAHMAN Wahid yang dikenal dengan sebutan Gus Dur wafat, dipanggil berpulang ke hadirat Sang Khalik pada bakda maghrib malam, Kamis 14 Muharram 1431 H, tanggal 30 Desember 2009. Guru Bangsa penyemai demokrasi dan penganjur Islam moderat-toleran di Tanah Air itu wafat pada usia 69 tahun.

Siapa sesungguhnya Gus Dur? Abdurrahman Addakhil, Abdurrahman ”sang penakluk” adalah nama seorang tokoh Islam masa Umaiyyah yang pernah menaklukkan Spanyol pada masa keemasan Islam. Nama inilah yang diberikan oleh Kiai Wahid Hasyim kepada putra sulungnya, yang kemudian akrab disapa dengan nama Abdurrahman Wahid alias mengenal Gus Dur.

Bagi orang yang tidak begitu Gus Dur mungkin akan terkecoh kontroversinya. Jangankan orang luar NU, banyak orang NU pusing atas perilaku Gus Dur. Misalnya, Gus Dur terlibat sebagai anggota dewan juri Festival Film Indonesia (FFI), menjadi Ketua Dewan Kesenian Jakarta, kejeliannya sebagai pengamat sepak bola, menolak masuk ICMI malah membentuk Forum Demokrasi, menerima sumbangan dari SDSB, tuduhan-tuduhannya kepada berbagai pihak yang dianggapnya sebagai biang sejumlah kerusuhan beberapa waktu lalu, dan tentu saja gagasannya mengganti ”assalamu’alaikum” menjadi ”selamat pagi”.

Gara-gara gagasan itu, Kiai As’ad Syamsul Arifin, Rais Aam NU dan pengasuh pesantren Salafiyah as-Syafi’iyah Situbondo, menyatakan mufarraqah (berpisah) dengan kepengurusan NU selama Gus Dur masih menjadi Ketua Tanfidziyah NU. Setidaknya tercatat dua kiai senior ”ditaklukkan” dan selanjutnya terpental dari kepengurusan Syuriyah PBNU selama kepengurusan Gus Dur, yaitu Kiai As’ad Syamsul Arifin dan Kiai Alie Yafi.

Gagasan Gus Dur yang terkesan melampaui kebiasaan orang NU ini, membuat Fachry Ali menjuluki Gus Dur sebagai ”orang asing di tengah NU”. Bagi orang NU, perilaku Gus Dur di luar kebiasaan orang kebanyakan sering dimaafkan begitu saja dengan menisbatkannya sebagai wali.

Gus Dur menempuh pendidikan Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) di Yogyakarta, tahun 1953-1956. Dia tinggal di rumah KH Junaid, seorang Kiai Muhamadiyah dan anggota Majelis Tarjih Muhamadiyah. Oleh guru bahasa Inggrisnya yang anggota Gerwani (sayap perempuan PKI), Gus Dur muda diperkenalkan literatur-literatur serius berbahasa Inggris, seperti What is tobe Done? karya Lenin, Captain’s Doughter karya Turgenev, dan Das Capital karya Karl Marx. Betapa pada usia yang relatif muda, Gus Dur telah berkenalan dengan sumber bacaan yang belum tentu dapat dipahami oleh orang dewasa.
Kritik Soeharto Sebagaimana kebanyakan orang NU, Gus Dur menghabiskan banyak waktu belajar di berbagai pesantren. Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang di bawah bimbingan Kiai Chudlori, selama tiga tahun sejak 1956, adalah tempat Gus Dur mengawali pengembaraannya di pesantren.

Tahun 1964-1966 ia melanjutkan studinya pada Department of Higher Islamic and Arabic Studies di Universitas al-Azhar Kairo, Mesir. Kondisi belajar yang tidak kondusif bagi Gus Dur, membawanya menghabiskan waktu dengan mengikuti kegiatan di luar kampus, membaca di berbagai perpustakaan, seperti perpustakaan nasional Dar al-Kutub, dan perpustakaan American University Library. Selama di Mesir, ia melakukan kontak dengan syaikh dan cendekiawan terkemuka, seperti Zaki Naguib Mahmoud, Soheir al-Qalamawi dan Syauqi Dief.

Yang tak kalah menariknya dia menyempatkan diri menikmati konser musik, nonton film-film Perancis dan tentu saja sepak bola. Selepas dari Kairo, Gus Dur belajar di Fakultas Sastra Universitas Baghdad, Irak sampai 1970. Menurut KH Machfudz Ridlwan, kawan satu kamar Gus Dur di Bahgdad dan kini pengasuh pesantren Edi Mancoro, Gedangan Kabupaten Semarang, Gus Dur sering membawa pulang setumpuk buku untuk dibaca di luar jam-jam kuliahnya.

Kendati di perantauan, Gus Dur sering mengirimi surat bernada kritik kepada Soeharto. Solichah Wahid selalu dipanggil Soeharto untuk memberi nasehat kepada anaknya agar tidak terlalu nakal.

Gus Dur dikenal mampu berkomunikasi dengan komunitas NU sampai di level paling bawah melalui pengajian-pengajian tradisional, mampu bermain wacana ilmiah dengan kalangan intelektual perkotaan, dan dapat menjalin komunikasi secara intens dengan dunia internasional. Bahkan beberapa kalangan di NU meyakini Gus Dur mampu berkomunikasi dengan para ahli kubur.

Gus Dur telah berkenalan dengan berbagai wacana yang mungkin asing di lingkungan NU, seperti Das Capital karya Marx, dan telah bermain politik pada level tinggi sejak usia muda, kendati hanya lewat surat.

Karena itu, tidak mengherankan bila Greg Barton dalam disertasinya tentang Gagasan Islam Liberal di Indonesia menyebut latar belakang pendidikan dan pergaulannya yang terbuka itu membawa Gus Dur sebagai pemikir paling liberal yang tidak tertandingi oleh pemikir sekaliber Nurcholish Madjid sekalipun.

Dan tidak mengejutkan bila menjelang dan pascakejatuhan Soeharto, Gus Dur yang sering kali bolak-balik melakukan lobi dengan pihak Soeharto. Pada tahun 1999 Gus Dur dicalonkan dan dipilih oleh MPR sebagai Presiden RI keempat. Salah satu alasan utama pencalonan Gus Dur oleh Poros Tengah —terutama Fraksi Reformasi— adalah rendahnya tingkat resistensi terhadap Gus Dur, ketimbang dua calon lainnya, Habibie dan Megawati.

Satu kelebihan Gus Dur dibanding tokoh politik lainnya di negeri ini adalah pergaulannya yang luas, melampaui komunitasnya sendiri, dan keterbukaan sikapnya. Gus Dur sering memainkan berbagai peran pada berbagai kondisi. Dalam teori perilaku politik, posisi Gus Dur ”key role”, pemeran kunci. Artinya, sikap keterbukaan Gus Dur terhadap kawan dan lawan politiknya, menjadikannya sebagai tempat bertemunya berbagai persoalan politik.

Sejak kemelut Mei 1998, sudah tidak terhitung lagi berbagai kelompok dan tokoh politik bertemu dengan Gus Dur. Mulai dari Prabowo hingga Wiranto, di mana keduanya dikesankan berada pada faksi yang berseberangan di tubuh militer. Gus Dur pula yang memungkinkan bertemunya Amien Rais dan Megawati, dua tokoh reformasi yang terkesan sulit bertemu. Gus Dur juga memfasilitasi bertemunya berbagai gagasan pascapemilu 1999 antara para pendukung Habibie di tubuh Golkar, pendukung Megawati di PDI Perjuangan, dan kalangan Poros Tengah. Semua itu menjadikan Ciganjur, desa di kawasan Jakarta Selatan, menjadi salah satu tempat terpenting dalam pengambilan keputusan politik, selain Cendana, Patra Kuningan, Cikeas dan Istana Merdeka.
Peran Kunci Dengan demikian, secara tidak langsung Gus Dur dapat mengetahui peta kekuatan politik di antara para pesaing politik. Pada titik inilah Gus Dur dapat memainkan peran kunci, apakah para pemain politik akan dibawa kepada konflik yang menajam, atau akan digiringnya kepada rekonsiliasi. Sejauh ini, nampaknya jalan rekonsiliasi yang selalu ditempuhnya. Hal ini terlihat ketika gejala saling menghadap-hadapkan antara dirinya dengan kubu Megawati dalam pencalonan presiden 1999 semakin menajam, dihadapinya dengan santai sembari ziarah bersama dengan Megawati ke makam Bung Karno di Blitar dan makam Hasyim Asy’ari di Jombang.

Memang peta politik pascapemilu 1999, terutama pada level pemilihan presiden, nampaknya Gus Dur sedang membangun budaya politik baru di kalangan elite politik negeri ini, yaitu politik tidak selalu dimainkan dengan zero sum game. Politik tidak lagi menjadi politik bila masing-masing kekuatan yang bermain saling meniadakan pesaing politiknya, sampai-sampai tidak ada lagi pihak yang berperan sebagai pesaing politik.

Salah satu kenangan kita kepada Gus Dur saat menjadi Presiden adalah diresmikannya Kong Hu Cu sebagai salah satu agama resmi di Indonesia. Kita akrab dengan selorohnya ”gitu aja kok repot”, sebuah kesan begitu ringan saat merespon masalah yang dihadapinya. Tanpa beban berat Gus Dur memberhentikan Wiranto dari jabatan Menkopolkam saat itu. Begitu juga tanpa canggung-canggung Gus Dur memberi predikat ”anak taman kanak-kanak” bagi anggota DPR hasil Pemilu 1999. Itu semua yang kemudian berujung pada dilengserkannya Gus Dur dari kursi kepresidenan pada tahun 2001, hanya 2 tahun dari pelantikannya.

Keberanian Gus Dur dalam berpikir dan bertindak itu bukan tanpa sebab. Nurcholish Madjid dalam sebuah seminar menjelang Muktamar NU 1994 menuturkan mengapa Gus Dur begitu berani bahkan cenderung nekad. Gus Dur berdalih bahwa dalam garis keluarga ayahanda, anak laki-laki cenderung mati muda, termasuk ayahanda Kiai Wahid Hasyim dan paman-pamannya. Itulah nampaknya yang mendorong Gus Dur berani dalam tindakan dan pemikiran, persis seperti sajak Chairil Anwar, ”sekali berarti, sudah itu mati”.
Akhirnya, kita semua dapat belajar dari sikap keterbukaan dan keberanian politik Gus Dur. Keberanian menebar benih-benih perbedaan yang sedang disemai Gus Dur untuk menumbuhkembangkan demokrasi dan Islam moderat-toleran di taman sari Indonesia.

Selamat jalan Gus Dur. Teriring doa, semoga Gus Dur husnul khatimah, amal shalehnya diterima Allah dan mendapat maghfirah Allah.(77)

- Penulis Hasyim Asy'ari adalah staf pengajar Fakultas Hukum Undip Semarang.
Read more...

Loading...